Erling Haaland Calon Terkuat Pecahkan Rekor Gol Liga Champions Cristiano Ronaldo

Liga

Erling Haaland sepertinya memang dibangun untuk mencetak gol, terutama ketika bermain di Liga Champions. Baru berusia 26 tahun, striker Manchester City itu sudah mengoleksi 59 gol dari 59 pertandingan dan kini menjadi salah satu kandidat paling serius untuk mengejar rekor 140 gol Cristiano Ronaldo.

sport77 – Erling Haaland kembali memperlihatkan betapa scary dirinya ketika berada di depan gawang lawan. Dua gol ke gawang Porto dalam kemenangan 2-0 Manchester City pada laga Liga Champions terbaru membuat koleksinya mencapai 59 gol di kompetisi tersebut. Lebih gilanya lagi, Haaland hanya membutuhkan 59 pertandingan untuk mencapai angka tersebut.

Statistik itu membuat pembicaraan mengenai rekor gol Liga Champions Erling Haaland semakin menarik. Cristiano Ronaldo memang masih berdiri cukup jauh di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa dengan 140 gol, tetapi kariernya di Liga Champions praktis telah selesai karena kini bermain untuk Al Nassr. Haaland, meanwhile, masih berusia 26 tahun dan punya banyak musim untuk terus memangkas jarak tersebut.

Erling Haaland Sudah Cetak 59 Gol di Liga Champions

erling Sport77-news Media Digital Event Olahraga

UEFA mencatat Haaland kini mempunyai 59 gol hanya dalam 59 penampilan Liga Champions. Artinya, secara sederhana striker Norwegia tersebut mempertahankan rata-rata tepat satu gol per pertandingan sepanjang kariernya di kompetisi elite Eropa itu. Numbers don’t lie, statistik tersebut bahkan terlihat absurd untuk seorang pemain yang sudah bermain hampir 60 pertandingan.

Perjalanan Haaland di Liga Champions dimulai bersama Red Bull Salzburg pada 2019 dan langsung mencuri perhatian. Dalam debutnya menghadapi Genk, ia mencetak hat-trick pada babak pertama dan membantu Salzburg menang 6-2. Haaland kemudian menjadi satu-satunya pemain yang pernah mencetak hat-trick babak pertama pada pertandingan debutnya di kompetisi tersebut.

Setelah Salzburg, Borussia Dortmund menjadi tempat berikutnya bagi Haaland untuk melanjutkan kegilaan statistiknya. Bersama klub Jerman tersebut, ia tetap produktif sebelum akhirnya pindah ke Manchester City pada musim panas 2022. Kepindahan itu justru memberikan Haaland kesempatan lebih besar untuk mengejar berbagai rekor Liga Champions karena City konsisten menjadi salah satu kandidat juara.

Haaland Cuma Butuh 49 Laga untuk Cetak 50 Gol

Salah satu statistik yang paling menunjukkan betapa special-nya Haaland adalah kecepatannya mencapai 50 gol Liga Champions. Ia hanya membutuhkan 49 pertandingan untuk menembus milestone tersebut setelah mencetak gol menghadapi Napoli pada musim 2025/2026. Tidak ada pemain lain dalam sejarah kompetisi yang mencapai 50 gol lebih cepat.

Sebagai comparison, berbagai legenda Liga Champions membutuhkan pertandingan jauh lebih banyak untuk mencapai milestone besar sepanjang karier mereka. Haaland bahkan memegang sederet rekor sebagai pemain tercepat mencapai 20, 25, 30, 35, 40, 45, dan 50 gol. Jadi, pembicaraan mengenai kemungkinan dirinya mengejar Ronaldo bukan sekadar hype tanpa basis statistik.

Rekor berikutnya bahkan sudah berada tepat di depan mata. Lionel Messi merupakan pemain tercepat yang pernah mencapai 60 gol Liga Champions dengan 80 pertandingan, sedangkan Haaland sekarang memiliki 59 gol dari 59 laga. Jika mencetak satu gol lagi dalam 20 penampilan berikutnya, Haaland otomatis memecahkan rekor tersebut dengan margin yang sangat comfortable.

Cristiano Ronaldo Masih Punya Rekor 140 Gol Liga Champions

Meski Haaland bergerak dengan pace luar biasa, posisi Cristiano Ronaldo tetap sangat jauh di depan. Ronaldo masih menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions dengan koleksi 140 gol dari 183 penampilan. Sebanyak 105 gol di antaranya dicetak bersama Real Madrid, sementara sisanya datang bersama Manchester United dan Juventus.

Rekor Ronaldo semakin impressive karena bukan cuma jumlah gol totalnya yang luar biasa. Sang megabintang Portugal pernah mencetak 17 gol dalam satu musim Liga Champions pada 2013/2014, yang hingga kini masih menjadi rekor kompetisi. Ronaldo juga tujuh kali menjadi top scorer Liga Champions sepanjang kariernya.

Haaland saat ini masih tertinggal 81 gol dari Ronaldo, sehingga jelas perjalanan menuju puncak masih sangat panjang. Namun, Ronaldo mengumpulkan 140 gol tersebut melalui 183 pertandingan, sedangkan Haaland sudah memiliki 59 gol setelah memainkan sepertiga jumlah laga tersebut. That’s why proyeksi jangka panjang terhadap Haaland menjadi sangat menarik.

Daftar Top Skor Liga Champions Sepanjang Masa

Berdasarkan data Opta per 8 September 2026, Cristiano Ronaldo masih memimpin daftar pencetak gol sepanjang masa Liga Champions dengan 140 gol. Lionel Messi berada di posisi kedua dengan 129 gol, disusul Robert Lewandowski yang telah mengoleksi 109 gol. Karim Benzema kemudian berada di posisi berikutnya dengan 90 gol.

Raúl dan Kylian Mbappé sama-sama mempunyai 71 gol, sedangkan Haaland sekarang berada tepat di belakang mereka dengan 59 gol. Striker Manchester City tersebut sudah melewati Thomas Müller yang memiliki 57 gol serta Ruud van Nistelrooy dengan 56 gol. Harry Kane berada tidak terlalu jauh di belakang dengan koleksi 54 gol.

Hal menariknya adalah Haaland dan Mbappé menjadi dua nama dari generasi sekarang yang berpeluang naik sangat jauh dalam ranking tersebut. Namun, rasio gol Haaland sejauh ini menjadi faktor pembeda yang sangat significant. Dengan 59 gol dari 59 pertandingan, pace striker Norwegia tersebut berada di level yang genuinely ridiculous.

Faktor usia menjadi alasan terbesar mengapa Haaland layak disebut calon kuat pemecah rekor Ronaldo. Lahir pada 21 Juli 2000, Haaland baru berusia 26 tahun pada musim 2026/2027. Secara teori, ia masih mempunyai sekitar delapan hingga sepuluh musim di level elite apabila mampu menjaga kebugaran dan konsistensinya.

Misalnya Haaland memainkan rata-rata 10 pertandingan Liga Champions setiap musim selama delapan musim berikutnya. Dengan rasio yang bahkan diturunkan menjadi sekitar 0,7 gol per pertandingan, ia berpotensi menambah sekitar 56 gol lagi. Angka tersebut memang belum cukup untuk melewati Ronaldo, tetapi memperlihatkan bahwa target 140 gol bukan sesuatu yang completely impossible.

Skenarionya semakin interesting apabila Manchester City rutin melaju hingga babak akhir kompetisi. Format Liga Champions modern juga menyediakan lebih banyak kemungkinan pertandingan dibanding format grup lama, sehingga pemain dari klub yang konsisten melaju jauh mempunyai kesempatan tambahan untuk mencetak gol. Haaland berada di klub dengan resources dan kualitas skuad yang memungkinkan kondisi tersebut terjadi.

Haaland Sudah Memegang Banyak Rekor Liga Champions

Sebelum berbicara tentang rekor Ronaldo, sebenarnya Haaland sudah memiliki collection rekor Liga Champions yang cukup ridiculous. UEFA mencatat ia menjadi pemain tercepat mencapai 20 gol dengan 14 pertandingan, 25 gol dengan 20 laga, dan 30 gol hanya dalam 25 pertandingan. Ia kemudian mencapai 35 gol dalam 27 laga dan 40 gol setelah 35 pertandingan.

Haaland juga menjadi pemain tercepat mencapai 45 gol dengan 44 pertandingan sebelum mencetak gol ke-50 pada penampilan ke-49. Selain itu, ia pernah menjadi pemain termuda yang mencapai milestone 15, 20, 25, 30, 35, 40, dan 45 gol. Basically, hampir setiap kali Haaland mencapai milestone baru, buku rekor Liga Champions ikut berubah.

Ada pula beberapa rekor yang sifatnya lebih unique. Haaland menjadi satu-satunya pemain yang mencetak lebih dari satu gol pada debut Liga Champions bersama tiga klub berbeda, serta satu-satunya pemain yang pernah mencetak multiple goals dalam empat penampilan beruntun. Statistik tersebut memperlihatkan bahwa produktivitas Haaland bukan fenomena yang hanya terjadi bersama Manchester City.

Real Madrid Jadi Salah Satu Lawan Favorit Haaland

Menariknya, Haaland juga sudah cukup sering menghadapi klub-klub terbesar Eropa. Berdasarkan catatan UEFA, ia telah menghadapi 28 tim berbeda dan berhasil mencetak gol melawan 20 di antaranya. Real Madrid menjadi lawan yang paling sering dihadapi Haaland dengan delapan pertandingan dan empat gol.

Leipzig dan Sevilla menjadi dua tim yang paling sering menjadi korban striker Manchester City tersebut. Haaland mencetak enam gol dalam empat pertandingan menghadapi Leipzig dan enam gol hanya dari tiga pertemuan melawan Sevilla. Ia juga sudah mencetak empat gol masing-masing ketika menghadapi Genk, Club Brugge, Napoli, dan Young Boys.

Tidak semua klub berhasil ia hancurkan, of course. UEFA mencatat beberapa tim seperti Inter Milan, Juventus, Bayer Leverkusen, Sporting CP, Ajax, dan Bodø/Glimt pernah menghadapi Haaland tanpa kebobolan darinya. Namun, dengan jumlah pertandingan yang terus bertambah, daftar tersebut bisa semakin pendek.

Manchester City Bisa Jadi Faktor Penentu

Untuk mengejar Ronaldo, Haaland tidak cukup hanya membutuhkan kemampuan individual. Ia juga membutuhkan Manchester City untuk terus lolos ke Liga Champions dan ideally melaju jauh setiap musim. Semakin banyak pertandingan yang dimainkan, semakin besar pula kesempatan Haaland menambah koleksi golnya.

City sudah membuktikan bahwa mereka dapat menyediakan environment tersebut. Haaland bahkan berhasil memenangkan Liga Champions pada musim pertamanya bersama klub pada 2022/2023, sekaligus menjadi bagian dari keberhasilan City meraih treble. Pada musim tersebut ia mencetak 12 gol di Liga Champions, angka yang menunjukkan seperti apa potensi produksinya ketika City menjalani campaign panjang.

Satu musim dengan 10 sampai 12 gol mungkin terlihat normal berdasarkan standar Haaland sekarang. Namun, apabila ia mampu mempertahankan produksi tersebut selama beberapa musim, gap 81 gol dengan Ronaldo dapat menyusut surprisingly cepat. Tantangan terbesarnya adalah menjaga tubuh tetap fit dan mempertahankan level permainan ketika memasuki usia 30-an.

Mengejar rekor 140 gol bukan hanya persoalan seberapa tajam Haaland ketika berada di lapangan. Longevity menjadi faktor yang sama pentingnya karena Ronaldo mampu bermain di Liga Champions hingga fase akhir kariernya di Eropa. Haaland harus memiliki durability serupa apabila ingin benar-benar mengambil alih posisi nomor satu.

Seorang striker dengan karakter permainan fisik seperti Haaland juga menghadapi challenge tersendiri. Kecepatan, power, pergerakan eksplosif, dan duel fisik merupakan bagian penting dari permainannya. Maintaining seluruh atribut tersebut selama satu dekade berikutnya tentu tidak mudah.

Karena itu, mungkin terlalu dini mengatakan bahwa Haaland pasti akan memecahkan rekor Ronaldo. Namun, berdasarkan produktivitas dan usianya sekarang, ia memiliki kombinasi yang sangat jarang dimiliki pemain lain. Bahkan jika rasio golnya turun seiring bertambahnya usia, starting point Haaland sudah jauh ahead dibanding kebanyakan striker elite.

Kylian Mbappé Bisa Jadi Rival Terbesar Haaland

Ada satu nama yang tidak boleh dilupakan ketika membicarakan perebutan rekor Ronaldo, yaitu Kylian Mbappé. Data Opta mencatat Mbappé sudah mengoleksi 71 gol Liga Champions, sehingga secara jumlah ia masih unggul 12 gol dari Haaland. Mbappé juga masih berada dalam usia produktif dan bermain untuk Real Madrid, klub yang punya sejarah luar biasa di kompetisi tersebut.

Artinya, perlombaan menuju 140 gol bisa menjadi rivalry jangka panjang antara Mbappé dan Haaland. Mbappé memiliki head start dalam jumlah gol, sementara Haaland mempunyai rasio gol per pertandingan yang lebih ekstrem. Dua superstar tersebut potentially dapat membuat daftar top scorer Liga Champions berubah cukup drastis dalam satu dekade mendatang.

Bagi penggemar sepak bola, situasi tersebut terasa familiar dengan era Ronaldo dan Messi. Tentu terlalu dini membandingkan pencapaian keseluruhan mereka, tetapi persaingan statistik antara Haaland dan Mbappé bisa menjadi salah satu storyline paling menarik di Liga Champions. Setiap musim akan menentukan siapa yang memiliki peluang lebih besar mendekati dua monster statistik generasi sebelumnya.

Secara matematis, jawabannya jelas bisa, tetapi secara realistis perjalanan masih sangat panjang. Haaland membutuhkan 82 gol tambahan untuk melewati koleksi 140 gol Ronaldo dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Champions. Dengan standar 10 gol per musim, ia membutuhkan sekitar delapan sampai sembilan musim lagi untuk melewati angka tersebut.

Namun, Haaland bukan striker dengan statistik normal. Ia mencapai 50 gol hanya dalam 49 pertandingan dan kini berada pada 59 gol dari 59 laga, sementara berbagai milestone sebelumnya juga dicapai dengan kecepatan yang belum pernah terlihat. Kalau ada pemain aktif yang memiliki statistical profile untuk mengejar Ronaldo, Haaland jelas berada sangat tinggi dalam daftar tersebut.

Pada akhirnya, rekor 140 gol Cristiano Ronaldo masih terlihat seperti gunung yang sangat tinggi untuk didaki. Tetapi Haaland sudah bergerak menuju puncaknya dengan pace yang extraordinary, dan usia masih berada di pihaknya. The scary part? Haaland bahkan mungkin belum memasuki periode terbaik dalam kariernya.

Referensi

UEFA, Erling Haaland in the Champions League: Records, stats, who he has scored against, how he compares to Mbappé, Ronaldo, Messi, diperbarui 8 September 2026.

Opta Analyst, UEFA Champions League Top Scorers, 8 September 2026.

The Guardian, Haaland double gives Manchester City ideal Champions League start in Porto, 8 September 2026.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *